Ken Setiawan: Road Show Anti Radikalisme Segera Digelar ke Sekolah, Kampus, dan Ormas

Tampan Fernando

Tampan Fernando

Bandar Lampung

27 Agustus 2025 12:45 WIB
Breaking News | Rilis ID
Pendiri Negara Islam Indonesia (NII) Crisis Center, Ken Setiawan dalam kegiatan Kongres Pancasila. Foto: Ist.
Rilis ID
Pendiri Negara Islam Indonesia (NII) Crisis Center, Ken Setiawan dalam kegiatan Kongres Pancasila. Foto: Ist.

RILISID, Bandar Lampung — Pendiri NII Crisis Center, Ken Setiawan, mengumumkan rencana road show anti radikalisme ke sekolah, kampus, hingga organisasi keagamaan.

Langkah ini diambil sebagai upaya meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap bahaya penyebaran paham radikal, terutama melalui media sosial.

“Ancaman itu kini ada dalam genggaman gadget. Media sosial masih menjadi sarana utama kelompok radikal menyebarkan ajaran mereka,” kata Ken, Rabu (27/8/2025).

Ken menilai minimnya sosialisasi pencegahan akibat keterbatasan anggaran justru memperbesar risiko penyebaran radikalisme.

Tanpa intervensi yang memadai, masyarakat semakin mudah terpapar ideologi keras yang menyusup melalui berbagai kanal digital.

Menurutnya, radikalisme adalah paham yang mendorong perubahan sosial-politik dengan cara ekstrem.

Faktor pemicu biasanya berasal dari kekecewaan, baik akibat kebijakan pemerintah yang blunder, ketidakadilan sosial, kemiskinan, hingga minimnya pendidikan.

“Kondisi itu membuat seseorang rentan terhadap ideologi radikal yang menawarkan solusi instan,” ujarnya.

Selain faktor sosial, Ken juga menyoroti kesalahan dalam belajar agama.

“Banyak yang terpapar karena berguru pada orang yang salah. Pemahaman yang menyimpang inilah yang kemudian dimanfaatkan oleh jaringan radikal,” jelasnya.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Tampan Fernando
Tag :

Ken Setiawan

ajaran Islam

terorisme

roadshow Indonesia Damai

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya